MATA YANG TAK TERBAKAR API NERAKA

Sumber : https://i2.wp.com/www.islampos.com/wp-content/uploads/2017/01/mata-menangis-alis-.jpg?fit=700%2C400&ssl=1


Saudaraku.. Semua ibadah akan dikatakan benar jika sesuai dengan Al Qur'an dan Sunnah. Demikian pula halnya dengan menangis, ia akan menjadi ibadah apabila menangis itu lantaran takut kepada Allah, bahkan Allah menyediakan ampuan bagi hamba yang suka menangisi dosa dan bertaubat Kepadanya.

Rasulullah SAW bersabda : " Dua mata yang tidak akan terkena api neraka, yaitu :
1. Mata yang menangis karena takut.kepada Allah,
2. Mata yang berjaga membela agama Allah.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, berkata, "Menangis ketika ketika membaca Al Qur'an, ketika sujud, begitu pula saat berdo'a adalah  sifat orang-orang shalih. Bahkan orang yang seperti itu layak di puji,"
Majmu Fatwa wa Rasali Ibnu 'Utsaimin, 13: 238.

Demikianlah sifat orang-orang shalih dan berilmu , mereka akan lebih mudah menangis  karena mengetahui siapa sebenarnya hakikat dirinya dan seberapa besar dosanya.

Demikian juga sebaliknya, jika seseorang terlalu banyak tertawa dan bersenda gurau serta jarang menangisi dosanya, berarti ia kurang mengetahui hakikat dirinya dihadapan Allah.

Bila kita susah menangisi dosa berarti kita sedang berada di dalam kegelapan, bukan saja dosa kecil yang tidak terlihat, dosa besarpun kadang tak menyadari. Hanya berbekal sedikit amalan, merasa seakan akan sudah dijamin masuk surga dan terbebas dari neraka.

Semoga di bulan yang dibukakan pintu taubat ini, kita dapat menangisi dosa yang telah diperbuat. Semoga Allah menerima taubat, mengampuni dosa dan mensucikan jiwa kita, berkat bulan Ramadhan yang mulia ini. Aamiin.
                                                                                                        

Sumber : Grup WA Saling Mengingatkan, Syah Maulana Yusuf Ibrahim

ADAKAH daftar NAMA ANDA didalam Daftar Nama Milik ALLAH

Sumber : https://i.vimeocdn.com/portrait/8033286_300x300


Alkisah, seorang  tukang besi bertanya kepada seorang Ustadz.

Tukang Besi : "Ustadz : Kenapa ya...! Saya merasa bosan dengan hidup saya yang begini2 aja...! Terus hambar... Tak ada arahnya, dan tak ada nikmatnya...! Bosan saya Ustadz...! Saya ingin bahagia tapi kenapa susah sekali ya...?"

Ustadz pun menjawab : "Oohh...! Mungkin saat ini Allah juga lagi BOSAN dengan tuan."

Tukang Besi :"Allah bosan dengan saya...? Maksudnya bagaimana Ustadz?" Tanya si tukang besi kembali...

Ustadz menjelaskan : "Mungkin Allah capek mencari tuan, Tapi tuan tak pernah ditemukan...

Dicari di antara kumpulan Dhuha, tuan tak ada.
Dicari di antara kumpulan Tahajjud juga tak ada.
Dicari di antara kumpulan Puasa Sunah juga tak ada.
Dicari di antara kumpulan sedekah, juga tak kelihatan.
Dicari di antara kumpulan Tadarus Qur'an, tuan juga tak ada disana.
Dicari di antara kumpulan orang orang Umroh, niat pun tuan belum ada.
Dicari di antara orang2 yang Khusyuk Shalatnya, tuan juga tak ada.
Dicari di antara Ahli Shalawat pun tak ada. Dicari di antara yang menuntut ilmu apa lagi.
Dicari diantara orang yang mengamalkan ta'addud, tuanpun tidak ada.

Lalu Allah Subhana Wa Ta'ala mau mencari tuan di mana lagi...?
Coba tuan beritahu...!

Bicaralah jangan diam...!
Lalu....
Menangislah si tukang besi tadi sambil mengusap airmatanya.. Ber-Istighfar.

Segeralah kembali kepada Allah.....!!!

DEKATILAH ALLAH.. Hanya Allah sajalah DZAT yang bisa menenteramkan hidup kita. 

"PASTIKAN NAMA KITA ADA DAN SENANTIASA TERTULIS DALAM DAFTAR TERSEBUT".

Selamat Berjuang Saudaraku...
In Syaa Allah, Allah Subhana Wa Ta'ala akan me-Rahmatimu.
.......................................................................................................................................................................................
APOTIK ISLAMI
DAFTAR OBAT: GRATIS...

v  Sering sakit = silahkan puasa
v  Wajah gelap = sholat tahajud
v  Hati sempit = baca Al-Qur'an
v  Susah bahagia = sholat tepat waktu
v  Emosi melulu = wudhu dan istigfar
v  Gelisah = banyak doa
v  Tertekan = baca "Lahaula walaquwwata illa billah"
v  Kurang berkah rezekinya = bahagiakan orangtua
v  Miskin melulu = bersedekah
v  Ingin makmur hidupnya Zahir & Bhatin Di Dunia, Barzakh dan Akhirat = Perbanyak Shalawat  kepada NABI MUHAMMAD SAW.
v  Bingung berbuat baik = Bagikan & Share status ini pada sahabat, orang terdekat, saudara sesama muslim yang lainnya...

Sumber : Grup WA Saling Mengingatkan, Copas dari akhi @Muhammad Fadlum
                                                                                                        

Ada Apa dengan Hatimu?



Sahabat... Sudahkah di Ramadhan kali ini engkau tafakkur... melihat keadaan hatimu sendiri... tidak selalu melihat dan membicarakan keadaan orang lain.

Tidakkah kau temukan.. kalau hatimu juga gersang... ia juga perlu siraman keimanan.... perlu ketenangan shalawat dan perlu kesejukan istighfar.

Jika kita sering beristighfar dan memohon ampunan atas segala dosa, maka akan bersihlah hatinya, karena setiap  terperosok kepada satu kesalahan, ia selalu mengakuinya dan menjaga agar ia tidak terperosok ke lubang yang sama.

Rasulullah bersabda "Sesungguhnya seorang hamba jika ia melakukan kesalahan, maka akan tercemari hatinya dengan bercak hitam. Jika ia menghentikan kesalahannya dan beristighfar dan bertaubat maka hatinya akan bersih lagi.

Jika ia melakukan kesalahan lagi, dan menambah dosa lagi, maka  lama kelamaan hatinya akan menjadi hitam pekat.

Inilah yang di maksud dengan ar-Raan ( penutup hati ) yang disebut Allah dalam firmannya dalam surat Al Muthoffifin ayat 14
"Sekali sekalian tidak (demikian) sebenar nya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka".
HR. Tirmidzi no.3334 dan Imam Ahmad no.297.

Begitu pula dengan dosa dosa kecil..janganlah selalu meremehkannya.. karena dosa kecil akan menjadi besar jika kita melakukannya terus menerus. Akibatnya.. Hati menjadi hitam dan lebih keras dari batu.. Sehingga sulit menerima nasihat dan peringatan dari orang lain, terasa berat melakukan ibadah, hidup selalu galau, dan tidak  takut dengan azab Allah.

Jika hatimu bersih, wajahmu juga akan jauh lebih beraih bersinar. Tutur katamu pun akan santun dan penuh hikmah. Tubuhmu pun akan memancarkan kesehatan dan kedamaian.

Orang yang hatinya bersih biasanya mau menerima nasihat orang lain, tidak pendendam dan mudah memaafkan kesalahan orang lain.  Hati yang tidak mengenal iri, dengki dan permusuhan.

Hati yang bersih...tidakkah ingin engkau memilikinya..?
Oleh karena itu perbaikilah kerusakan hati kita, jagalah agar senantiasa bersih dan belajarlah berbaik sangka dengan Allah dan dengan saudaramu sesama manusia.

Semoga di bulan Ramadhan ini, kita dapat melatih diri untuk bisa menjaga hati dan dapat mensucikan jiwa. Semoga Allah mengaruniakan kepada kita semua hati yang bersih, yang menjadi penyebab bagi kita masuk ke surga, berkat bulan Ramadhan yang mulia ini. Aamiin.

Sumber : Grup WA Saling Mengingatkan