5 Sunah Rasulullah yang Patut Ditiru Ketika Bangun Tidur

Assalamualaikum. Sobat, kmh damang? Oia kali ini saya akan membagikan informasi penting, yang mungkin orang-orang anggap biasa, namun sangat besar manfaatnya. Nah, ketika bangun tidur apa yang biasanya Sahabat Muslim lakukan? Periksa Hape apakah ada pesan baru, melihat jam, melakukan peregangan otot, atau ada yang lainnya?

Hmm… mulai sekarang, kita biasakan melakukan sunah Rasulullah Saw. yuk! Manfaatnya untuk dunia dan juga akhirat looh.. Apalagi seorang muslim hendaknya selalu melakukan apa yang telah dicontohkan Rasul kita. Sebagai wujud kita pecinta Sunnah Rasul. Apa aja contoh yang sedianya sering Rasul lakukan. Simak langsung di bawah ini.

Begitu membuka mata di pagi hari, Ini dia beberapa hal yang Rasulullah lakukan:

1. Berdo’a ketika bangun tidur

Alhamdulillaahilladzii ahyaanaa ba’damaa amaatanaa wa ilaihinnusyuur.

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah Dia mewafatkan (menidurkan) kami, dan kepada-Nya kami dibangkitkan.” (HR. Al-Bukhari)

2.Mengusap bekas tidur yang ada di wajah dengan tangan

Menurut Imam an-Nawawi dan al-Hafizh Ibnu Hajar, hal ini dianjurkan berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam:

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bangun tidur kemudian duduk sambil mengusap bekas tidur dari wajahnya dengan tangannya.” (HR. Muslim)

3. Bersiwak

“Apabila Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bangun malam, beliau membersihkan mulutnya dengan bersiwak.” (Muttafaq ‘alaih)

Dalam media briefing ‘Sensodyne Expert Sharing‘ di Aula Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Senin (20/9/2010), drg Robert Lessang, Sp.Perio mencontohkan salah satu kebiasaan menggosok gigi yang tidak tepat.

Menurutnya, kebiasaan menggosok gigi lebih tepat untuk dilakukan saat bangun tidur daripada sesudah sarapan pagi. Tujuannya memang bukan untuk membersihkan sisa makanan melainkan mencegah terbentuknya plak atau karang gigi.

“Sesudah sarapan pagi, pH di mulut turun sehingga risiko terjadinya abrasi atau pengikisan di gigi lebih tinggi. Sebaiknya jangan langsung menyikat gigi setelah makan, beri waktu setidaknya 25 menit,” ungkap drg Robert.

Abrasi atau pengikisan gigi menyebabkan lapisan terluar gigi yakni enamel menipis, sehingga lapisan di bawahnya yakni dentin menjadi terbuka. Lapisan dentin ini langsung terhubung dengan syaraf sehingga sangat sensitif jika tidak terlindungi.

Bahkan jika terburu-buru, sisa makanan di gigi cukup dibersihkan dengan dental floss atau berkumur setelah sarapan. Asalkan saat bangun tidur sudah menggosok gigi, maka plak baru mulai terbentuk lagi 4-8 jam sesudahnya.

 4. Ber-istintsar

Yaitu, mengeluarkan/menyemburkan air dari hidung sesudah menghirupnya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

“Apabila seorang di antara kalian bangun tidur, maka beristintsarlah tiga kali, karena sesungguhnya syaitan bermalam di ujung (rongga) hidungnya.” (Muttafaq ‘alaih)

 5. Mencuci kedua tangan tiga kali

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

“Apabila salah seorang kalian bangun tidur, janganlah memasukkan tangannya ke dalam bejana sebelum ia mencucinya tiga kali.” (Muttafaq ‘alaih)

Demikianlah beberapa poin yang bisa kita tiru dari kebiasaan-kebiasaan Rasulullaah setelah bangun tidur. Ada yang mau untuk menjadikannya kebiasaan setiap hari?


Materi Kelas XI, Peluang Usaha Bagian II

PEMANFAATAN PELUANG USAHA SECARA KREATIF DAN INOVATIF

Wirausaha yang kreatif adalah wirausaha yang cepat menangkap peluang yang muncul dari suatu kondisi lingkungan di sekitarnanya, yang tidak pernah melewatkan waktunya dengan sia-sia. Orang yang kreatif akan memandang barang yang oleh orang kebanyakan dianggap tidak berguna, menjadi sangat berguna dan mempunyai nilai jual. Orang yang kreatif tidak akan ikut dalam deretan panjang pencari kerja, karena dia sendiri yang akan menciptakan lapangan kerja untuk dirinya sendiri dan bahkan orang lain.

Materi Kelas XI, Peluang Usaha Bagian I

A. CARA MELIHAT PELUANG USAHA

Sebagai orang yang kreatif, calon wirausaha akan mampu melihat banyak peluang usaha yang diciptakan. Jika diindentifikasi, sebenarnya banyak sekali peluang (opportunity) yang menguntungkan, asal ada niat untuk bekerja keras, mau mendengarkan orang lain, mengakui kesalahan, ulet dan percaya akan kemampuan sendiri.

Peluang usaha yang ada harus digali dan dimanfaatkan dengan baik, jika tidak ingin didahului oleh orang lain. Peluang usaha bukanlah peluang jika kita tidak sanggup menemukan tindakan yang mungkin dan layak untuk mewujudkannya. Dengan mempelajari dinamika kehidupan masyarakat, wirausaha harus dapat menciptakan kesempatan kira-kira usaha atau bisnis apa yang paling tepat.